Ekonomi Pembangunan
MANAJEMEN
![]()
1. Analisis tingkat kemiskinan di
- Tahun 1996
Pada tahun 1996 tercatat penduduk miskin di
- Tahun 1997
Pada awal tahun 1997, jumlah penduduk miskin di
- Tahun 1998
Akibat krisis moneter 1997, angka kemiskinan pada pertengahan tahun 1998 meningkat menjadi sekitar 80% lebih tinggi dari tingkat kemiskinan tahun 1996. krisis moneter semakin memburuk pada Januari 1998, disusul adanya krisis politik pada Mei 1998 yang berdampak negatif pada perekonomian. Terjadi inflasi tinggi dengan upah dan pendapatan yang jauh tertinggal, diikuti kenaikan harga beras.
- Tahun 1999
Meski sudah mengalami penurunan tetapi angka kemiskinan tahun 1999 masih tergolong tinggi yaitu 47,97% juta dan masih dipengaruhi adanya krisis-krisis diberbagai bidang di Indonesia. Penduduk miskin bisa dikatakan masih tertolong yaitu oleh adanya program Dana Kompensasi Sosial (DKS) akibat kenaikan subsidi BBM sebesar 2,3 trilyun.
- Tahun 2000
Pada tahun 2000, angka kemiskinan menurun cukup banyak yaitu menjadi 38,70 juta. Penurunan ini ternyata merata seluruh
- Tahun 2001
Tahun 2001 angka kemiskinan menurun menjadi 37,90 juta jiwa. Penurunan ini didukung oleh program-program yang digalakkan pemerintah guna penanggulangan kemiskinan di
- Tahun 2002
Angka kemiskinan tahun 2002 kembali meningkat menjadi 38,40 juta jiwa. Pada tahun ini terjadi banyak kasus penggusuran dilakukan karena beberapa sebab antara lain, menghuni lahan pemerintah, menghuni lahan illegal, menghuni lahan milik instansi tertentu dan sebagainya. Hal inilah yang dianggap sebagai salah satu penyebab naiknya angka kemiskinan tahun 2002.
- Tahun 2003
Tahun 2003 angka kemiskinan menurun menjadi 37,30 juta jiwa. Penurunan ini terkait keseriusan pemerintah dalam menangani masalah kemiskinan dengan program-programnya. Meski menurun, jumlah pengangguran di
- Tahun 2004
Tahun 2004 terjadi banyak kasus PHK di berbagai daerah. Hal ini terkait masalah UU ketenaga kerjaan no. 13/2003. Di Semarang tercatat 60.000 buruh di PHK, seluruh Jateng 112.169 buruh bernasib tidak pasti, Solo tercatat 2000 buruh tidak lagi bekerja. Pekalongan 2.957 buruh di PHK. (Suara Merdeka,
- Tahun 2005
Adanya ketidakpastian ekonomi, kenaikan harga BBM, membuat pemerintah lebih serius dalam menangani masalah kemiskinan. Pemerintah berusaha meningkatkan pertumbuhan ekonomi agar angka kemiskinan tidak kembali naik. Usaha ini membuahkan hasil, terbukti angka kemiskinan pada tahun 2005 menurun menjadi 35,10 juta jiwa.
2. Kesimpulan
- Naiknya angka kemiskinan di
- Turunnya angka kemiskinan di